minum(an)

Sudah beberapa tahun terakhir, saya terbilang rajin minum air putih.

Di kantor, dalam sehari saya menghabiskan 2 sampai 2.5 liter air putih. Malam hari, di rumah, saya minum sekitar 1 liter. Disela tidur malam dan pas bangun pagi, saya minum sekitar 1.5 liter, Kalo di jumlah, dalam 24 jam saya menghabiskan 4 sampai 4.5 liter air putih..

Tahun 2000, ketika saya KKN, pinggang saya sempat sakit sekali, karena kurang minum. kejadian itulah yang membuat saya rajin minum air putih. 

Sekarang, kalo saya kurang minum, kepala saya akan segera pusing, dan saya akan buru-buru minum air putih. Saya lebih suka air putih hangat. Kalau dingin, saya justru akan pusing setelah meminumnya… cukup rewel bukan😉 

Selain air putih, saya juga suka minum teh tawar hangat. Kesukaan saya yang satu ini sangat bertolak belakang dengan kebiasaan saya di waktu kecil. Dulu, ketika saya masih SD, SMP, saya sangat suka teh manis, sangat manis bahkan. Sementara Ibu saya adalah penikmat teh tawar sejati. Waktu itu saya tidak habis pikir, apa sih yang membuat ibu saya suka dengan teh tawar.. 

Tanpa dipengaruhi oleh ibu saya, saya menjadi suka teh tawar karena sedikitnya 2 alasan:

  1. Gula, sering membuat tengorokan saya tidak nyaman. Mereka (gula maksudnya..) seringkali terperangkap di tenggorokan saya, dan kemudian menghasilkan suasana lengket yang menyiksa.
  2. Minum teh tawar setelah makan, seperti halnya minum air putih, membuat citarasa makanan yang baru saja saya makan, tidak akan hilang. Menyenangkan sekali.

 Minuman lain yang saya (sempat) suka adalah susu. Kata Ibu saya, Sejak umur 3 atau 4 bulan saya sudah tidak mendapat ASI dan menjadi anak sapi. Saya minum susu sampai dengan kelas 3 SMP. Susu saya: Dancow. Kadang-kadang, saya juga memakan susu bubuk, yang dicampur gula, tanpa air. Hmmm..  

Sekarang, saya sesekali minum susu. Kalo nggak susu ultra coklat (saya minum susu ini sejak harganya masih Rp. 450) , saya juga minum susu beruang. Kalo pencernaan saya sedang bermasalah, susu beruang ini, bisa melancarkan pencernaan dan memudahkan buang air besar di pagi hari..

 

tulisan ini disponsori oleh Nestle & Aqua.😉

5 comments so far

  1. Esti on

    hwebat! serius lho ini. aku sangat mengagumi orang yang rajin minum air putih. in my opinion, it takes a true mighty, courageous heart to make yourself disciplined in drinking the divine water. true is true, fella. what an accomplishment! bravo!

  2. indralogy on

    tengkyu mbak..😉
    Awalnya memang susah.. perut tu kyk kembung gitu, krn kebanyakan minum air..
    Tapi lama-lama jadi tergantung sama si air putih ini..

  3. Detektif on

    sebagai seorang detektif….saya juga dulu tidak diberi air susu ibu….nasib kita sama bung…

  4. M.R.Ihsan on

    Ya memang banyak minum air putih sangat baik, apalagi air yang hangat.. tapi dalam sehari itu anda minum air putih 4 lt ap anda banyak kencing , , ?????
    jika ia anda seperti saya, tapi bedanya jika saya minumnya air dingin,, jika saya kurang minum pasti bdan saya panaaaaas sekali, mulut lengket,, tggrkan sakit,, tapi setelah minum air dingin badan saya segerrrrrr sekali,, tapi jika saya minum air hangat mulut saya malah + g enak sekali,, makin lengket, keset ,, dll. pkokk’a gaaaaa enaaak B.G.T . . tapi karena saya banyak minum saya banyak kencing jg,, dalam sehari mungkin bs lebih dr 20 X . . itu berarti “GINJAL saya BAGUS” kata guru tercinta saya . . ! apakah anda seperti saya . . ?????

  5. indralogy on

    Benar Pak Ihsan, Dalam sehari, saya sedikitnya 10 sampai 15 kali ke belakang untuk buang air kecil..🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: