5 Tahun (tinggal dan bekerja) di Balikpapan

5 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 19 Agustus 2002, saya tiba di Balikpapan.  

Setelah 11 bulan bekerja di Jakarta, saya akhirnya berganti pekerjaan dan pindah ke Balikpapan.

6 bulan pertama di Balikpapan, saya harus berjuang dengan terik matahari Balikpapan yang begitu menyengat. Suasana Balikpapan yang relatif sepi (dibandingkan dengan kota besar seperti Jakarta) tidak menjadi masalah buat saya, yang kebetulan terbiasa tinggal di kota yang tidak terlalu besar.   

Terus terang, saya justru sangat menikmati ke-sepi-an dan ke-kecil-an Balikpapan. Udara yang masih bersih, kendaraan umum yang (relatif) nyaman, kota yang lumayan bersih, teman-teman yang menyenangkan, telah membuat saya kerasan di kota ini. 

Di akhir tahun 2002, saya bertemu dengan Edu, di sebuah acara kantor. Edu pulalah yang kemudian mengajak saya untuk bergabung di rumah kontrakannya di Jl. Kompleks PU (sering juga disebut dengan kompleks VnW) 4 No. 54. 

Awal 2003, saya mulai bergabung dengan teman-teman di PU4. Rumah yang kami tempati terdiri dari 2 lantai, di Lantai 1, ada saya, Edu dan Imanto. Di Lantai 2, ada Rio, Sigit, Yogi dan Ferdi.

ber3Oia, dari 7 penghuni, saya adalah satu-satunya penghuni yang non-geologist. Ke-6 penghuni yang lain, semuanya adalah well-site geologist.  Karena berbagai hal, formasi 7 orang di PU 4 sempat berganti beberapa kali.

Imanto menikah, digantikan oleh Felli (geologist). Edu resign, digantikan oleh Maman (juga geologist) . Sigit menikah, digantikan oleh Tonny (masih juga geologist). Ferdi menikah, digantikan oleh Anton (geologist juga). 

Di penghujung 2005, saya pindah dari PU4. Oleh Pemiliknya, Lantai 1 dikontrakkan sebagai kantor, dan lantai 2 tetap sebagai kost-kostan. 

Sekarang saya kost di PU 2, hanya beda 2 gang dari PU 4. Saya memang sengaja untuk tidak pindah kost terlalu jauh dari kawasan PU. Selain lingkungan yang aman dan strategis, saya juga tidak ingin terlalu jauh dari rumah Pak Maryono dan Ibu Harwati.

 Pak Maryono dan Ibu Harwati adalah pasangan suami istri yang sudah tinggal di Balikpapan sejak awal 70-an. Mereka berdua adalah guru. Kebetulan, kedua putri mereka adalah adik kelas saya di SMU dulu. Buat saya, mereka sudah seperti keluarga saya sendiri.   

Begitulah, sudah 5 tahun saya tinggal dan bekerja di Balikpapan. Setidaknya untuk 2 atau 3 tahun mendatang, sepertinya saya masih akan tinggal dan bekerja di kota ini.   

5 comments so far

  1. Detektif on

    Mengharukan sekali cerita kamu mas…

  2. Wiwit on

    Dari ceritanya kyaknya betah juga ya di Balikpapan.Mas, susah ga sich cari kerjaan disana as acc/finance/admin coz aq pengen cari kerjaan di Balikpapan. Aq sekarang sich kerja as admin di Gresik.Please share the information-nya yaaaa.
    Salam kenal n Thanks Be4

  3. indralogy on

    Mas/Mbak Wiwit,

    Cari kerjaan disini gampang2 susah.. Persaingan pun bisa dibilang nggak se’ketat’ di jawa..
    kalo pas beruntung, dalam 1 ato 2 minggu bisa dapet.. Lebih cepet lagi kalo mau kerja di fungsi sales ato marketing.

  4. Wiwit on

    Ini Mbak Wiwit, Mas….
    ooo gitu ya mas. Aq sekarang kerja di T-sel Gresik as Admin n bacground pendidikanq sich Admin bisnis so pengennya cari kerjapun ga jauh2 dari Finance / Admin / Acc. Mas boleh tau emailnya / YM ga???q pengen tanya2 lg….maaf merepotkan. Emailq w12t_rachma@yahoo.co.id

  5. arif on

    mas,slm kenal ya. dulu pas masuk Total susah gak sih ? soalnya skrg sy lg dalm proses rekruitmen bwt posisi MT Finance, tp blm ada pengalaman di Fin, krn ngambil Economy(Financial Mgmnt) baru di S2 sedgkan S1-nya di teknik. Bales ya mas. Thx..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: