Indeks Keterpancingan Emosi

Semalam, karena belum tidur, saya sempat nonton tayangan Metro Malam. Ini adalah program berita yang ditayangan Metro TV, menjelang tengah malam.

 

Ternyata, dalam sekitar 4 menit pertama tayangan itu, setidaknya ada 4 berita yang mengabarkan mengenai kericuhan/kerusuhan/bentrokan yang terjadi di seantero Nusantara.

 

Mulai dari unjuk rasa pedagang pasar Rejowinangun Magelang yang berakhir bentrokan, baku mulut di lanjutan persidangan kerusuhan Monas,  aparat yang ’mengeroyok’ seorang ’provokator’ dalam suatu demo mahasiswa, sampai kericuhan di pertandingan sepakbola antara PSIS dan  PSMS.

 

Walaupun tidak sahih secara statistik, ke-4 kejadian tersebut boleh jadi  semakin memperkuat dugaan bahwa orang Indonesia memang cenderung mudah terpancing untuk marah, untuk terlibat dalam kerusuhan/bentrokan.

 

Terbersit keinginan untuk membandingkan kecenderungan ini dengan kecenderungan yang dimiliki bangsa lain lain. Caranya? Mungkin perlu digagas riset/jajak pendapat yang membandingkan tingkat keterpancingan emosi penduduk suatu negara. Hasil riset/jajak itu  bisa saja disebut ”Indeks Keterpancingan Emosi”…

 

Kalau riset/jajak pendapat itu dilakukan, mungkin peringkat indonesia dalam Indeks ini tidak lebih baik dibandingkan peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi, atau bahkan malah jauh lebih buruk lagi…

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: