Rasanya seperti menggenggam es batu…

Ya!

Itulah yang saya rasakan ketika saya membiarkan kedua tangan saya berada di luar saku jaket, ketika berada di luar rumah.  Bulan November hampir berakhir, dan rasanya memang, tiap hari menjadi semakin dingin di kota ini.

Betul, saya sedang bercerita mengenai Manchester.  Kota di tengah-tengah (agak barat daya sebenarnya..) wilayah Inggris Raya. Kota ini boleh jadi adalah Bogornya Inggris. Hujan tiap hari tiada henti dan selalu dingin (dengan catatan, ini kalau Bogor masih dingin dan masih hujan terus…)

Yang semakin tidak melegakan, kondisi dingin dan curah hujan di akhir November ini, bagi orang-orang yang sudah lama tinggal di sini, dianggap sebagai : “belum apa-apa”.

Tak mau begitu saja percaya,  di link ini, ternyata ada tabel yang mengkonfirmasi, bahwa : suhu terendah-tertinggi Manchester di bulan November berkisar 3.6 sampai 9.1 derajat celcius. Sementara di bulan Desember berkisar 2 sampai 7.1 derajat dan di Januari bahkan mencapai 1.3 sampai 6.4 derajat.

Jadi, kalau di awal tiba di sini saya begitu kegirangan ketika mulut saya bisa mengeluarkan semacam asap ketika berbicara di daerah dingin (seperti biasa saya alami ketika saya  berjalan-jalan pagi hari di daerah Kaliurang – utara Jogja), sekarang saya mulai ilfil dengan fenomena itu, karena sibuk menyelamatkan tubuh dari rasa dingin…

Rasa dingin itu bukanlah akhir dari segalanya. “Penderitaan” belumlah usai. Bagi saya, rasa dingin bisa berlanjut pada beberapa kemungkinan lanjutan. Misalnya: nafsu makan meningkat, perut perih, tulang menjadi linu, hidung meler dan banyak lagi akibat lanjutan dari hawa dingin ini.

Bagaimanapun, saya berusaha berfikir positif. Barangkali hawa dingin ini akan membuat tubuh saya menjadi lebih awet dan segar lebih lama. Layaknya sayuran yang bertahan lebih lama ketika ditaruh di dalam kulkas. Siapa tau?!

Ps. Ketika malam tiba, tak perlu repot keluar rumah untuk merasakan dingin. Sang dingin tak akan segan untuk datang ke rumah. Ketika itu terjadi, bisa dipastikan ujung kaki, ujung tangan, ujung hidung plus telinga akan menjadi dingin…

1 comment so far

  1. ceritalilies on

    ehm… naia gak ikut meler juga kan?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: