Mitos Air Mahakam

Ya, hari ini adalah hari ke tujuh puluh lima saya kembali tinggal dan bekerja di Balikpapan.

Memang agak tiba-tiba. Akhir Juni, saya diberi kabar mengenai perpindahan ini, dan 1 agustus saya sudah mulai tinggal dan bekerja di Balikpapan.

Buat saya dan keluarga, Balikpapan bukanlah tempat yang sama sekali baru. Saya pernah tinggal di kota ini, hampir 6 tahun lamanya. Istri saya juga pernah tinggal di kota ini, sekitar 3 tahun. 

Sejak saya diberi kabar mengenai rencana pindah, saya dan istri segera mengontak saudara dan teman-teman lama di Balikpapan terutama untuk mengurus sekolah untuk anak-anak. Untung saja, semua urusan bisa diselesaikan dengan lancar.

Sebulan pertama, kami mendapat akomodasi sementara di blue sky, setelah itu, kami mengkontrak sebuah rumah mungil, sekitar 100 meter dari sekolah anak-anak. 

Buat kami, kembali ke Balikpapan, rasanya mirip dengan kembali ke kota asal.  Sampai hari inipun, saya dan istri sering mendapati, si A, putrinya bu B,  yang sekarang sudah bekerja, padahal dulu masih SMP.  Si C, yang dulu baru lahir, sekarang udah masuk SD. Pak D atau Ibu E, yang dari mukanya tak berubah sejak terakhir kami bertemu.. dan seterusnya.

Barangkali mitos itu benar, kalau sudah pernah minum air mahakam, maka pasti akan kembali ke mahakam..😉

 

2 comments so far

  1. edu sibarani on

    mitos ini sepertinya betul ‘ndra…hehehe

    • indralogy on

      mudah-mudahan ini juga berlaku untuk air sungai2 lainnya ya du.. sungai progo, seine, sungai thames,..😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: