Archive for February, 2015|Monthly archive page

Setelah menikah / melahirkan : bekerja atau tidak?

Di awal pernikahan, banyak pasangan suami dan istri yang sama-sama bekerja. Setelah menikah, dan akhirnya punya anak, tidak sedikit pasangan yang akhirnya memutuskan untuk berbagi tugas.

Dalam pembagian tugas ini, kebanyakan, tidak selalu, para istrilah yang cenderung untuk berhenti bekerja dan lebih memfokuskan diri untuk mengurus rumah dan anak-anak.

Tentu, tidak sedikit pula pasangan yang keduanya tetap bekerja. Ataupun ada juga, walaupun tidak banyak, para suami yang bekerja di rumah, sementara istrinya terus berkarir.

  Continue reading

Advertisements

Pemilih Jokowi: Trader atau Investor?

Bagi para pemilih jokowi di pilpres 2014 yang lalu, minggu-minggu ini tentu bukanlah hari-hari yang mudah untuk dilalui.

Kalo diibaratkan membeli saham, para pemilih yang di pilpres kemarin memilih ‘membeli saham’ jokowi pasti mulai merasa ketar-ketir.

Gara-gara kisruh KPK dan POLRI, jokowi mulai dipersepsikan negatif. Hasilnya, ‘harga saham’ jokowi pun mulai menurun.

Bagi para pemilih yang bermental trader, tentu hal ini sungguh mengkhawatirkan.

Mereka harus memutuskan kapan mereka bisa “cut-loss” dan “menjual-saham” jokowi, untuk meminimalkan kerugian.

  Continue reading

“Nyalakan Kelasmu”

Hari minggu lalu, seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, saya menjadi narasumber untuk acara kursus persiapan pernikahan. 

Saya membawakan materi ekonomi rumah tangga. Peserta yang terdaftar cukup banyak, 58 orang. Terdiri dari 27 pasangan dan 4 orang yang datang sendirian (tanpa pasangan) karena pasangannya tidak tinggal di Balikpapan.

Continue reading