Memperpanjang Usia Orangtua

Beberapa bulan terakhir, uban mulai muncul di kepala saya. Jumlahnya memang masih bisa dihitung dengan jari tangan, tapi pesannya jelas: saya sudah tua.🙂

Waktu berlalu sangat cepat, semua terkena dampaknya : yang muda menua, yang tuapun semakin tua.

Masih cukup jelas dalam ingatan saya, masa ketika saya diminta orangtua saya untuk mencabut uban dari kepala mereka.

Kegiatan ini biasa kami lakukan saat menanti Dunia Dalam Berita diputar.  

 

Sekarang, sekian puluh tahun kemudian, giliran anak2 saya yang sibuk membolak-balik rambut di kepala saya, untuk mencari si uban.

Saya yang beberapa tahun lalu masih berperan sebagai anak (saja), perlahan tapi pasti, sudah berubah status menjadi orang tua.  

 

Berbicara mengenai orang tua, banyak anak yang beruntung, karena tetap bisa tinggal berdekatan dengan orang tua mereka, bahkan setelah mereka dewasa dan membentuk keluarga sendiri.  

Tentu, ada juga sebagian orang, yang merasa independensi-nya dalam berrumah tangga menjadi berkurang, karena harus tinggal berdekatan orang tua/mertua.  

Bagaimanapun, rasanya semua akan setuju, bahwa anak dan orang tua memiliki kebutuhan untuk saling membahagiakan satu sama lain.

Si anak ingin membahagiakan orangtua, dan orangtuapun ingin membahagiakan anaknya.  

Saya mengenal seorang teman. Dia tinggal dan berkarya di ibu kota. Sang ayah sudah meninggal. Kini sang ibu tinggal sendiri di sebuah desa, beberapa ratus kilometer dari ibu kota.  

Suatu waktu, teman saya ini bercerita tentang hubungannya dengan sang Ibu.  

Di tengah kesibukannya, teman saya selalu menyempatkan diri untuk secara berkala menelpon sang ibu, sekedar ngobrol ringan menanyakan kabar.

Setiap beberapa bulan, teman saya juga menyempatkan diri untuk pulang, mengunjungi sang ibu.  Tak cuma mengunjungi, karena teman saya ini jago menyanyi, dia juga sesekali menyanyikan lagu-lagu untuk sang ibu. Sang Ibupun akan bahagia karenanya.  

Teman saya percaya, apa yang dia lakukan itu akan mampu ‘ndudut’ umur sang ibu, alias membuat sang ibu menjadi panjang umur…  

Dan saya mengamininya.  

 

 

*ndudut: bahasa jawa, artinya: menarik, memperpanjang..  

gambar diambil dari gettyimages.  

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: