Bulan Penuh Ujian (1) : IELTS

Bulan Oktober dan November adalah bulan yang penuh dengan ujian bagi saya. Ujiannya ujian beneran. Ada sejumlah soal yang harus dijawab dalam waktu tertentu..:)

Saya akan ceritakan satu persatu, untuk kali ini, tentang ujian IELTS.

 

Di bulan Oktober, saya mengikuti ujian IELTS di Jakarta. Ini adalah ujian IELTS kedua untuk saya. Ujian yang pertama, saya lakukan sekitar 7 tahun yang lalu, tapi hasilnya sudah invalid karena skor IELTS hanya berlaku selama 2 tahun.

keepcalmKarena sudah pernah mengikuti ujian IELTS sebelumnya, saya tidak banyak mempersiapkan diri kali ini. Sebulan sebelum tes, saya hanya membeli sebuah buku persiapan IELTS di Gramedia, seharga 50 ribu rupiah, sebagai bahan pengingat. Selama sebulan sebelum tes pula, buku itu selalu saya bawa kesana kemari, walopun bukan untuk dibaca..πŸ™‚

Soal membawa buku kesana kemari, nampaknya ini sudah mendarah daging dalam diri saya.

Saat masih sekolah dulu, entah kenapa, saya merasa lebih tenang ketika saya membawa buku kesana kemari, walaupun bukunya juga tak pernah saya baca. Kebiasaan ini berlanjut saat kuliah. Di malam menjelang ujian, saya dan seorang teman akan sibuk berburu catatan dan kadang diktat kuliah, untuk kemudian difotokopi. Yang difotokopi bisa sampai ratusan lembar.

Karena ratusan lembar, dan keesokan harinya sudah ujian,Β  sudah barang tentu saya tidak punya cukup waktu untuk membaca semuanya. Tapi, bagi saya, memiliki kopian catatan dan menentengnya kemana-mana, sangatlah membantu kepercayaan diri saya saat menghadapi ujian..

Ujian IELTS kali ini, saya mengikutinya di IALF jakarta, lokasi persisnya di Plaza Kuningan, Menara Selatan. Proses pendaftaran dan pembayaran saya lakukan secara daring, sehingga saya tinggal datang menjelang hari ujian. Biayanya cukup mahal, hampir 3 juta rupiah..

Setelah 15 menit berjalan kaki dari Taman Rasuna, saya sampai di lokasi tes sekitar jam 730. Dan ternyata, yang ikut ujian banyakkk sekali, rasanya lebih dari 100 orang.

Kegiatan registrasi, menitipkan barang-barang, rekam biometri dan menunggu tes dimulai cukup membuat suasana menjelang ujian menjadi semakin mencekam..

IELTS terdiri dari 4 mata ujian: Listening, Reading, Writing dan Speaking.

Untuk 3 mata ujian yang pertama, kami dikumpulkan dalam sebuah ruangan besar. Aturan sangat ketat,tak boleh berbicara antar peserta, bahkan sebelum ujian dimulai.

Sekitar jam 12 siang, 3 mata ujian sudah selesai dilakukan. Kamipun kemudian diberi jadwal untuk ujian speaking. Ujian speaking ini dilakukan satu-lawan-satu dengan penutur asli. Saya mendapat jatah sekitar jam 14. Sembari menunggu, saya makan siang di depot Naga, satu-satunya tempat makan yang buka di Plaza Kuningan hari itu.

Di sana, saya berbagi meja dengan seorang peserta tes. Namanya Richie. Rupanya dia seorang siswa SMA di BINUS yang ikut IELTS sebagai salah satu syarat melanjutkan kuliah di Kanada.

Jam 14, saya bersiap untuk ujian speaking. Yang menguji saya adalah penutur asli, seorang pria muda. 7 tahun lalu, penguji speaking saya adalah seorang ibu yang cukup berumur. Tidak seperti waktu itu, saya banyak dipancing untuk berbicara, kali ini saya merasa berbicara terlalu cepat dan jarang dipancing oleh penguji..

Ujian speaking hanya berlangsung kurang dari 15 menit. Setelah selesai, saya menuju ke Galeri Indonesia Kaya untuk menonton sebuah pertunjukan.

Hasil IELTS akan diumumkan 13 hari setelah tanggal tes, yang artinya awal November.

Deg-degan menunggu hasil pun dimulai..

Hasil IELTS saya sudah keluar di tanggal 4 November.

Skornya? konsisten, dibandingkan dengan skor IELTS yang saya capai 7 tahun yang lalu…πŸ˜‰

 

 

gambar diambil dari sini: http://www.keepcalm-o-matic.co.uk/p/keep-calm-and-pass-ielts-8/

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: