Sabun Muka

Awal bulan lalu, inbox email saya banyak mendapat pesan dari teman-teman. Mulai dari teman di Balikpapan, Jakarta, Sites, dan ada juga beberapa pesan dari teman yang tengah menjalani penugasan di Afrika maupun Eropa. Lengkap pokoknya.

Mereka memberikan komentar sehubungan dengan kemunculan wajah saya dalam kampanye “you act we help” yang digelar oleh Total Corporate Foundation.

yawh

2 bulan sebelumnya, Total Corporate Foundation memang meminta kesediaan saya untuk menjadi 1 dari 6 wajah, yang akan digunakan untuk kampanye program you act we help tahun 2017 ini. Tentu saja, saya bersedia.. 🙂

Kali ini saya belum akan bercerita mengenai program you act we help yang ikut saya kampanyekan, saya akan bercerita hal lain.  Kali ini cerita mengenai: muka saya.

Dalam kampanye ini, muka saya memang di-close up dan sangat mendominasi materi publikasi. Alhasil, walopun becanda, banyak teman yang bertanya soal muka saya itu..

Sejak lebih dari 15 tahun yang lalu, saya tak lagi pernah menggunakan sabun muka.

Saat SMA, tentu saja saya menggunakan obat jerawat yang heitz pada masa itu: clearasil, untuk mengusir jerawat-jerawat yang datang dan pergi sesuka hati.

Saat kuliah, jerawat sudah semakin jarang muncul, sayapun cukup menggunakan sabun muka yang juga heitz pada masa itu: biore.

Kebiasaan ini berlanjut saat saya bekerja sebagai auditor di Jakarta. Saya rajin memakai  sabun muka, setidaknya sehari 2 kali saat mandi.

Suatu ketika, saya mendapat penugasan audit ke luar kota, ke Batam tepatnya, selama 3 minggu.

Ternyata, saya lupa membawa sabun muka kesayangan saya.. 😦

Apesnya lagi, kala itu, entah kenapa, saya tidak berhasil menemukan sabun muka yang serupa.

Karena enggan mengambil resiko membeli sabun muka merk lain, sayapun memilih untuk tidak memakai sabun muka apapun selama di Batam.

Disinilah keajaiban terjadi… *jeng jeng jeng*

Rupanya, muka saya baik-baik saja tanpa sabun muka kesayangan itu.. jerawat tak datang, mukapun (sepertinya) tak kusam, baik-baik saja semua.

Itulah titik balik penting alam kehidupan saya.. *berlebihan*

Sejak saat itu, saya tak lagi menggunakan sabun muka apapun.

Muka cukup dibasuh dengan air saja.

Sejauh ini, treatment ini masih manjur. Efektif dan Efisien.

Mudah-mudahan begitu seterusnya.

Advertisements

1 comment so far

  1. You Act We Help | indralogy on

    […] saya tuliskan sebelumnya di sini, tahun ini saya menjadi ‘brand ambassador’ untuk program You Act We […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: