Archive for the ‘Manchester’ Tag

Info & Undangan: Teater Indonesia di Manchester – 20 Juli 2010

Halo temans,

Ingin menginformasikan,
Sejak kemarin, sampai dengan 26 Juli mendatang, Kelompok Teater CuciOtak dari Pasuruan, yang diwakili oleh 9 orang anak muda, tengah berada di Manchester untuk mengikuti festival teater Contacting the World (www.contactingtheworld.org).

Festival ini adalah festival teater internasional untuk kaum muda yang diikuti oleh 12 kelompok teater dari 10 negara. Tahun ini adalah tahun kelima penyelenggaran festival ini.

Selama satu minggu, masing-masing kelompok teater akan tampil bergiliran di Contact Theatre Manchester (www.contact-theatre.org) . Selain itu, akan ada juga serangkaian workshop dan penampilan dari beberapa kelompok yang pernah mengikuti festival ini di tahun-tahun sebelumnya.

Kelompok teater Cuci Otak dijadwalkan untuk tampil pada hari Selasa, 20 Juli, pukul 19.30. Mereka akan menampilkan pertunjukan berjudul “Arok Dedes”.

Dalam upacara pembukaan festival yang dilangsukan hari minggu (18 Juli) kemarin, kelompok Cuci Otak sudah berhasil mencuri perhatian dari seluruh peserta festival, dengan menampilkan happening art yang “berbeda” dibandingkan peserta festival yang lain. Mereka menampilkan perpaduan apik antara beberapa gerakan dasar dalam teater dan lagu tradisional jawa.

Jadi, bila temans ingin menyaksikan mereka tampil, datang saja ke Contact-Theatre, oxford road Manchester, besok Selasa, 20 Juli 2010.

Harga tiket adalah 8 pound. Informasi mengenai tiket dan lainnya bisa didapatkan di www.contactingtheworld.org atau di http://www.contact-theatre.org telp. 0161-274-0600

Terimakasih!

Advertisements

[masih tentang] Belajar Sambil Bekerja

Tak Cuma di Indonesia, mendapatkan pekerjaan juga bukanlah hal yang mudah di inggris raya ini, bahkan untuk pekerjaan-pekerjaan paruh waktu sekalipun.

Saya pernah punya pengalaman berdiri selama lebih dari 3 jam, mengantre untuk wawancara pekerjaan paruh waktu di sebuah department store ternama di Manchester. Masa mengantre menjadi semakin dramatis, karena hujan gerimis yang datang dan pergi.. :((

Continue reading

Belajar Sambil Bekerja – Cerita tentang bekerja paruh waktu

Tanpa bermaksud mengkotak-kotakkan, secara umum, ada 2 ‘kelompok besar’ pelajar yang menuntut ilmu di Inggris Raya ini. Pengelompokan ini saya lakukan berdasarkan asal muasal sumber pendanaan.

Kelompok pertama adalah pelajar self-funded alias pelajar yang merogoh koceknya sendiri (termasuk juga merogoh kocek orangtua, sanak saudara dan lain-lain) untuk belajar di sini. Sedangkan kelompok kedua adalah pelajar yang mendapatkan beasiswa untuk belajar di Inggris raya ini.

Continue reading

Nonton Wayang di Negeri Orang

Sabtu pekan lalu, saya melewati akhir pekan dengan cara yang tidak biasa.

Di akhir pekan itu,  Royal Northern College Of Music (RNCM) Manchester – sebuah college musik terkemuka di Inggris Raya, menggelar sebuah acara bertajuk: RNCM Gamelan Weekend. Acara ini dimaksudkan untuk merayakan datangnya seperangkat gamelan lengkap, milik RNCM.

Continue reading

Rasanya seperti menggenggam es batu…

Ya!

Itulah yang saya rasakan ketika saya membiarkan kedua tangan saya berada di luar saku jaket, ketika berada di luar rumah.  Bulan November hampir berakhir, dan rasanya memang, tiap hari menjadi semakin dingin di kota ini.

Betul, saya sedang bercerita mengenai Manchester.  Kota di tengah-tengah (agak barat daya sebenarnya..) wilayah Inggris Raya. Kota ini boleh jadi adalah Bogornya Inggris. Hujan tiap hari tiada henti dan selalu dingin (dengan catatan, ini kalau Bogor masih dingin dan masih hujan terus…)

Continue reading